JAKARTA - Ditetapkanya pucuk pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai tersangka dalam kasus suap impor daging akan semakin membuat PKS ditinggalkan pendukungnya.
Pendiri PKS Yusuf Supendi mengatakan bahwa sudah sejak lama PKS ditinggalkan pendukungnya. Hal itu bisa dilihat dari hasil Pemilukada Banten dan DKI Jakarta beberapa waktu lalu saat suara PKS anjlok.
Dia menduga hal itu akan sama terjadi pada Pemilukada Jawa Barat, seperti diketahui PKS mengusung Gubernur Jawa Barat incumbent Ahmad Heryawan.
"Banten sisa suara PKS hanya sepertiga, dua per tiga hilang. DKI sisa sepertiga, dua per tiga hilang. Ini pengaruh dalam waktu dekat Pilkada Jabar, paling besar kan Bogor, Bekasi. Bisa langsung pada ngacir, enggak jadi dukung Aher," tutur Yusuf saat berbincang denganOkezone, Kamis (31/1/2013).
Kata Yusuf, tak harus menunggu Pemilu 2014 suara PKS akan hilang, tahun ini pun suara PKS akan semakin anjlok atas kasus ini. "2013 juga akan parah," katanya.
Yusuf yang sudah bergabung dengan PKS sejak masih bernama Partai Keadilan (PK) merasa sedih, PKS yang dibesarkan harus dihancurkan oleh kemungkaran kadernya sendiri.
"Saya merasa rugi sebagai pendiri, partai malah dihancurkan oleh kemungkaran dan kezaliman oleh kader itu. Saya merasa sedih, membesarkan malah dihancurkan begini," tutupnya.
