BANDUNG, FOKUSJabar.com :Buku berjudul Sarinah karya Presiden Soekarno menjadi inspirasi Anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka sejak dahulu. Bahkan isi yang tersurat tentang pemikiran ekstrim peran perempuan di dalam buku tersebut kerap memicu semangatnya sebagai salah satu aktivis perempuan yang vokal di Indonesia.
“Saya sendiri tidak tahu orang tua saya dapat dari mana buku itu, yang jelas sejak dulu saya sudah dicekoki buku itu,” kata Rieke dalam acara diskusi buku berjudul Sarinah di Kamous Unpad, Jalan Dipatiukur Bandung, Rabu (23/1).
Rieke bercerita bahwa dalam buku tersebut, Soekarno tidak menceritakan dominasi perempuan terhadap kaum laki-laki, namun lebih kepada perempuan sebagai rakyat yang mendapat perlakuan tidak adil. “Dalam buku itu Soekarno memaparkan sosok Sarinah sebagai perempuan rakyat Indonesia yang memprihatinkan,” tuturnya.
Intinya dalam buku Sarinah tersebut, tersurat pesan bahwa perempuan harus memiliki kesadaran. Dari kesadaran individu menjadi kesadaran komunal. Salah satunnya dengan gerakan kesadaran berpolitik.
“Di buku, Soekarno mendeskripsikan bahwa Sarinah adalah perempuan yang harus menjadi gerakan bersama dan keterlibatan perempuan dalam berbagai sektor salah satunnya gerakan politik,” pungkasnnya. (LIN)
