Siapa yang tak mengenal seorang perempuan pejuang kemerdekaan bagi kaumnya, diantara pejuang-pejuang wanita yang tercatat dalam sejarah Indonesia, Cut Nyak Dhien memberikan cacatan emas yang sangat tebal sebagai seorang istri, ibu, dan pejuang. Tidak hanya rakyat Aceh, rakyat di luar Aceh pun sangat bercermin atas perjuangan beliau, dalam kondisi sakit dan tertawan pun terus menggerakkan perjuangan Rakyat Aceh terhadap kolonial Belanda.
Cut Nyak Dhien wajib di contoh bagi generasi kaum perempuan. Hal yang harus dicontoh itu antara lain semangat juang dan kegigihannya serta kesetiannya pada agama dan tanah air.
Namun demikian, karena beliau seorang pahlawan nasional, maka sebenarnya kita semua, baik laki-laki maupun perempuan, berkewajiban menjadikannya sebagai teladan dan sumber inspirasi. Kita harus mengambil suri teladan dengan memelihara semangat nasionalisme serta semangat persatuan-kesatuan untuk membangun masa depan bangsa.
Calon gubernur Jawa Barat mengunjungi makam Cut Nyak Dien yang terletak di kompleks pemakaman keluarga milik siti khodijah di kampung Gunung Puyuh, desa Sukajaya, kecamatan Sumedang selatan, yang jaraknya kira-kira hanya 500 meter dari pusat kota,minggu (18/1/2013)
Rieke juga silaturahmi ke kediaman Kyai Badar yang merupakan salah satu ulama di sumedang pemimpin pondok pesantren pagelaran dua di masjid agung sumedang.
Rieke datang ke makam cut nyak dhien ingin mengambil spirit kepalawan dan ke islaman yang selama ini menjadi perjuangan cut nyak dhien.
