Headlines News :
Home » » Rieke : Rakyat Dirugikan Praktik Komersialisasi Dunia Pendidikan

Rieke : Rakyat Dirugikan Praktik Komersialisasi Dunia Pendidikan

Written By gdfgdgdfg on Selasa, 29 Januari 2013 | 13.30.00



GARUT, SorotNews Jabar – Calon Gubernur Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka menyatakan sangat sepakat dengan putusan Majelis Konstisusi (MK) yang mencabut status Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

Menurutnya, RSBI hanya akan menjauhkan masyarakat dari pendidikan yang terjangkau. Sebab untuk bisa masuk pada sekolah tersebut diperlukan biaya yang sangat besar. Padahal, ujarnya, sekolah tersebut dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Tujuan awalnya memang baik, yakni untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui bangku pendidikan. Namun pada akhirnya ternyata tidak demikian. Sistem RSBI malah dijadikan ajang komersialisasi dalam dunia pendidikan yang tentunya akan sangat merugikan rakyat,” ujar Rieke di sela-sela kunjungannya ke SMA Negeri 1 Garut yang dilakukannya sebagai ajang nostalgia (mengenang masa lalu) di tempatnya dulu ia pernah mengenyam pendidikan.

Lebih jauh, Calon Gubernur yang di usung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan, bahwa proses pendidikan mestinya dikembalikan lagi pada sistem semula. Yakni tidak melakukan penarikan uang terhadap para orang tua murid, apa pun dalihnya. Dia pun mengaku tidak setuju dengan adanya pungutan uang bangunan atau pengadaan buku dan sejenisnya. Sebab menurutnya, semua itu sudah dibiayai oleh pemerintah.

“Dulu buku pelajaran bisa dipergunakan secara turun temurun. Namun saat ini tidak, karena hampir setiap tahun terjadi pergantian buku panduan. padahal kurikulumnya tidak berubah. Ironisnya lagi, pengadaan buku itu dibebankan kepada orang tua murid. Dengan kata lain, selama ini telah terjadi praktik komersialisasi dalam dunia pendidikan,” sesalnya.

Menurutnya, kualitas dunia pendidikan bisa ditingkatkan tanpa harus menerapkan sistem RSBI, salah satu caranya yakni dengan meningkatkan kesejahtraan guru. Bila guru sejahtera, maka tentunya mereka akan lebih fokus dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu, cara ini juga dianggap lebih tepat karena bisa mengefektifkan anggaran.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. U.H.P News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger