JAKARTA, suaramerdeka.com - Persaingan dalam pencalonan Gubernur Jawa Barat mulai menunjukkan "giginya". Artis Rieke Dyah Pitaloka yang juga calon Gubernur Jawa Barat dengan santai menyindir saingannya, Aher yang telah menjanjikan sejumlah uang kepada kelapa daerah untuk memenangkan Pilgub Jabar.
"Adalah sangat tidak etis ketika uang rakyat kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi," sindirnya kepada Aher (Ahmad Heryawan) telah menemui kepala desa untuk memilih pasangan Aher-Deddy.
Sebelumnya, tim pemenangan Rieke-Teten mengatakan, Aher menjanjikan sesuatu kepada kepala desa di wilayah Jabar. Jumlah kepala desa di Jabar diketahui berjumlah 5.304.
Rieke usai menghadiri acara 70 tahun Taufiq Kiemas di Balai Kartini, Jakarta, Senin (31/12/) menegaskan, dalam situasi politik pemilihan kepala daerah, tidak boleh calon menjanjikan dana baksos yang berasal dari APBD.
KPU dalam peraturannya juga melarang kepada daerah selama 47 hari itu tidak boleh bertemu dan mengajak orang mendukung dirinya.
"Memang seharusnya seperti di negara lain. Memang yang namanya model-model baksos (bakti sosial), hibah itu dipostpone (ditunda) dulu, dalam mendekati momen-momen politik seperti pemilihan kepala daerah," ujarnya.