SURYANI (GM) - Calon Wakil Gubernur Jabar yang diusung PDI Perjuangan, Teten Masduki, mendapat jatah kampanye di Kota Bandung, Senin (11/2). Teten mendatangi sejumlah tempat untuk bertemu dengan relawannya serta masyarakat Kota Bandung.
Teten memulai kampanyenya dengan menemui relawan di posko relawan Andir dan posko relawan di Jln Suryani. Teten menemui ratusan relawan yang sudah setia menunggunya.
Dari pantauan di posko relawan di Jln Suryani, Teten datang sekitar pukul 09.30 WIB. Disana ia disambut relawan dan langsung menggelar 'rapat'. Suasana akrab pun terlihat, saat Teten dan relawan tampak tidak ada sekat dan berbincang di pinggir jalan di dekat sebuah warung kecil.
"Saya sengaja mendatangi relawan-relawan untuk memastikan strategi kemenangan. Tanpa mereka kita tidak bisa apa-apa," ujar Teten.
Dikatakan Teten, relawan merupakan bagian dari masyarakat yang harus dirangkul. Dari mereka pula, muncul aspirasi-aspirasi serta persoalan yang harus diselesaikan. Inspirasi dari relawan dan warga pun, katanya, menjadi bagian yang ditampung untuk diimplementasikan saat ia dan pasangannya, Rieke Diah Pitaloka terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar mendatang. "Kita lebih banyak berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi dan permasalahan yang timbul. Dari mereka pula kita tahu masalah yang terjadi di tengah masyarakat," paparnya.
Ia menambahkan, dari hasil bertemu dengan warga, ia dan Rieke jadi tahu apa sebenarnya yang menjadi persoalan mendasar warga Jawa Barat. Menurutnya, ada tiga persoalan krusial yang menjadi sorotan. Pertama soal kesehatan, kemudian pendidikan dan ketiga permodalan bagi masyarakat kecil. Atas masalah itu, ia dan Rieke pun memiliki solusinya, yaitu Kartu Binangkit.
"Kartu Binangkit ini adalah jawaban atas semua masalah yang timbul, terutama tiga masalah pokok itu. Ini (Kartu Binangkit,red) merupakan kebijakan yang akan terintegrasi dengan tiga hal itu. Dan kita yakin, keberadaannya akan sangat bermanfaat," ungkapnya. Diungkapkan Teten, dengan adanya Kartu Binangkit, maka rakyat Jawa Barat tidak akan kesulitas mengakses tiga hal krusial. Mereka akan bisa dengan mudah bersekolah, tidak akan ditolak ketika berobat ke rumah sakit, serta akan mendapat modal untuk menjalankan usahanya.
"Jika kami terpilih, maka kartu ini akan menjadi jawaban," ujar Teten kembali menegaskan.
Setelah bertemu dengan relawan di Suryani, Teten pun kemudian melanjutkan agenda kampanyenya. Ia bertemu dengan pengusaha rongsokan, serta para pedagang di Pasar Kordon. Selain itu, Teten juga melakukan silaturahmi dengan warga Ujung Berung dan mendatangi Koperasi Bina Karya di Cileunyi.
Teten memulai kampanyenya dengan menemui relawan di posko relawan Andir dan posko relawan di Jln Suryani. Teten menemui ratusan relawan yang sudah setia menunggunya.
Dari pantauan di posko relawan di Jln Suryani, Teten datang sekitar pukul 09.30 WIB. Disana ia disambut relawan dan langsung menggelar 'rapat'. Suasana akrab pun terlihat, saat Teten dan relawan tampak tidak ada sekat dan berbincang di pinggir jalan di dekat sebuah warung kecil.
"Saya sengaja mendatangi relawan-relawan untuk memastikan strategi kemenangan. Tanpa mereka kita tidak bisa apa-apa," ujar Teten.
Dikatakan Teten, relawan merupakan bagian dari masyarakat yang harus dirangkul. Dari mereka pula, muncul aspirasi-aspirasi serta persoalan yang harus diselesaikan. Inspirasi dari relawan dan warga pun, katanya, menjadi bagian yang ditampung untuk diimplementasikan saat ia dan pasangannya, Rieke Diah Pitaloka terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar mendatang. "Kita lebih banyak berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi dan permasalahan yang timbul. Dari mereka pula kita tahu masalah yang terjadi di tengah masyarakat," paparnya.
Ia menambahkan, dari hasil bertemu dengan warga, ia dan Rieke jadi tahu apa sebenarnya yang menjadi persoalan mendasar warga Jawa Barat. Menurutnya, ada tiga persoalan krusial yang menjadi sorotan. Pertama soal kesehatan, kemudian pendidikan dan ketiga permodalan bagi masyarakat kecil. Atas masalah itu, ia dan Rieke pun memiliki solusinya, yaitu Kartu Binangkit.
"Kartu Binangkit ini adalah jawaban atas semua masalah yang timbul, terutama tiga masalah pokok itu. Ini (Kartu Binangkit,red) merupakan kebijakan yang akan terintegrasi dengan tiga hal itu. Dan kita yakin, keberadaannya akan sangat bermanfaat," ungkapnya. Diungkapkan Teten, dengan adanya Kartu Binangkit, maka rakyat Jawa Barat tidak akan kesulitas mengakses tiga hal krusial. Mereka akan bisa dengan mudah bersekolah, tidak akan ditolak ketika berobat ke rumah sakit, serta akan mendapat modal untuk menjalankan usahanya.
"Jika kami terpilih, maka kartu ini akan menjadi jawaban," ujar Teten kembali menegaskan.
Setelah bertemu dengan relawan di Suryani, Teten pun kemudian melanjutkan agenda kampanyenya. Ia bertemu dengan pengusaha rongsokan, serta para pedagang di Pasar Kordon. Selain itu, Teten juga melakukan silaturahmi dengan warga Ujung Berung dan mendatangi Koperasi Bina Karya di Cileunyi.
