"Kita hanya akan ada (kampanye terbuka) di tiga titik," kata Teten usai bertemu Relawan Paten di Jalan Suryani, Senin (11/2/2013).
Ia memaparkan menggelar kampanye terbuka yang mendatangkan massa dalam jumlah banyak, memakan biaya yang besar.
"Mobilisasi atau pengumpulan massa (dalam kampanye terbuka) selain biayanya besar, juga akan menimbulkan kemacetan. Kita tidak mau mengganggu masyarakat," jelasnya.
Di luar kampanye terbuka, Paten menurutnya akan lebih banyak turun ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi. Cara seperti itu dinilai lebih efektif karena aspirasi masyarakat bisa diserap langsung.
"Saya jadi tahu persoalan masyarakat, kesusahan masyarakat, program pemerintah yang tidak dipikirkan sampai ke tingkat pelaksanaannya," papar Teten.
Untuk menyosialisasikan berbagai program Paten, para relawan juga akan terus bergerak ke masyarakat dan mengupayakan pemenangan.
