Headlines News :
Home » » Ayah Sakit, Ganjar Sejenak Lupakan Pilgub

Ayah Sakit, Ganjar Sejenak Lupakan Pilgub

Written By gdfgdgdfg on Jumat, 29 Maret 2013 | 19.25.00


SEMARANG, suaramerdeka.com - Di sela-sela kesibukan sosialisasi sebagai calon gubernur, Ganjar Pranowo menyempatkan pulang ke rumah orang tuanya di Jalan Kantor Pos 10 A, Desa Aglik Utara, Kutoarjo, Purworejo, Jumat (29/3).

Kader PDI Perjuangan itu sejenak melupakan urusan Pilgub demi menjenguk ayahnya, S Parmuji, yang sedang tergolek sakit di tempat tidur.

Parmuji adalah seorang pensiunan polisi. Usianya yang sudah 84 tahun membuat kondisi kesehatannya lemah dan sering sakit-sakitan.

Sejak beberapa waktu terakhir, Parmuji bahkan harus dirawat di sebuah rumah sakit di Solo akibat terjatuh di kamar mandi.

"Baru kemarin bapak diperbolehkan pulang ke rumah oleh dokter. Ketika di rawat saya dan saudara-saudara harus gantian menjaga. Ya harus menyempatkan, meski semua sibuk," kata Ganjar.

Meski demikian, Ganjar yang kemarin bersama istrinya Siti Atikoh Supriyanti tak menampakkan kesedihan. Ditemani Sri Suparni (71), ibunda Ganjar, mereka justru beberapa kali bercanda. Sebabnya, Parmuji sempat tidak mengenali Ganjar ketika kali pertama datang. "Daya ingatnya menurun jauh, tadi harus bercanda dulu agar ingat," katanya.

Bagi Ganjar, Parmuji adalah orang yang berjasa membentuk kepribadiannya. Baik sejak masih tinggal di Tawangmangu, Karanganyar maupun setelah pindah tugas ke Kutoarjo, Parmuji mendidik anak-anaknya untuk disiplin, kerja keras, dan mengedepankan kepentingan negara daripada pribadi.

Seringkali, Ganjar diingatkan akan tugasnya sebagai abdi negara ketika menjadi anggota DPR maupun abdi masyarakat sebagai politikus partai.

Yang paling diingatnya ialah ujaran sang ayah yang mengatakan bahwa menjadi pemimpin tidak hanya mengandalkan otak, tapi juga hati.

"Pemimpin itu perlu roso, dan nguwongke, tidak saja mengandalkan material dan rasional semata," kata Ganjar menirukan ucapan Parmuji.

Perjuangan Ganjar dalam Pilgub Jateng juga mendapat dukungan penuh dari istrinya. Agar dukungannya maksimal, Siti Atikoh pun mengambil cuti dari pekerjaannya sebagai PNS.

"Sebagai istri saya men-support lahir bathin. Saya sudah izin cuti dari kantor, mulai hari ini startmendukung Mas Ganjar," katanya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. U.H.P News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger