Headlines News :
Home » » Bandara Ngurah Rai Diminta Prioritas Produk Lokal

Bandara Ngurah Rai Diminta Prioritas Produk Lokal

Written By gdfgdgdfg on Rabu, 20 Maret 2013 | 17.19.00


Metrotvnews.com, Denpasar: Bandara Ngurah Rai Bali diminta untuk lebih memprioritaskan produk lokal. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Bali Anak Agung Ngurah Puspayoga, di sela-sela kunjungan Puspayoga dan anggota DPR ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (19/3). 

Ia berharap PT Angkasa Pura I agar bisa mengoptimalkan produk lokal Bali untuk dijajakkan pedagang di lingkungan bandara.


"Kami berharap produk lokal diprioritaskan ketimbang lainnya," kata Puspayoga, Selasa (19/3).

Menurut Puspayoga, Bali memiliki produk lokal berupa buah yang tak kalah baik dengan produk buah impor. Untuk itu, dia berharap agar para pedagang oleh-oleh di Bandara Ngurah Rai untuk memprioritaskan buah lokal. 

"Buah lokal yang mesti dikedepankan, bukan buah impor. Bali punya kualitas produk buah yang bagus," imbuh Puspayoga.

Sementara itu, perluasan Bandara Ngurah Rai Bali dipastikan akan selesai tepat waktu. Hal itu disampaikan oleh Yanus Suprayogi selaku pimpinan proyek perluasan Bandara Ngurah Rai. 

"Tanggal 3 juli nanti terminal domestik resmi beroperasi. Sementara terminal internasional resmi beroperasi pada 9 Agustus 2013," kata Yanus.

Ia memastikan saat perhelatan KTT APEC berlangsung, delegasi dan peserta pertemuan terbesar itu sudah dapat menikmati wajah baru Bandara Ngurah Rai dengan nyaman. "Saat pertemuan KTT APEC semua sudah beroperasi," Yanus menjamin.

Menurut Yanus, selama ini ia bekerja sama dengan kontraktor yang andal di bidangnya. "Saat ini proses pengerjaan sudah sekira 61%. Rata-rata konstruksi sudah selesai, karena sudah dikerjakan sejak lama," imbuhnya.

"Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan bahwa konstruksi bandara tidak siap untuk dipakai. Akhir Agustus sudah mapan," tambah Yanus. 
Dikatakan, pertumbuhan pesawat di Ngurah Rai rata-sebesar 5%-7%, baik domestik dan internasional. "Sedangkan pertumbuhan penumpang mencapai 15%, dan daya tampung bandara 25 juta orang (per tahun)," tuturnya.

Sementara itu, anggota DPR Nyoman Dhamantra menyebut kesiapan pertemuan KTT APEC sangat penting. "Jangan sampai KTT APEC yang menjadi etalase Pulau Bali persiapannya berantakan," kata dia.

Dhamantra mengatakan, selama ini pihaknya bersama Wakil Gubernur Anak Agung Ngurah Puspayoga terus berkoordinasi untuk memantau persiapan pembangunan infrastruktur dalam rangka persiapan KTT APEC. 

"Pak Puspayoga sangat konsen dengan persiapan KTT APEC. Tadi kami juga bersama-sama meninjau jalan tol. Kami akan monitoring terus," kata Dhamantra.

Meski ada beberapa pengecualian, Dhamantra optimistis pengerjaan infrastuktur sarana pendukung pertemuan KTT APEC akan tepat waktu. 
"Mereka bekerja dengan jadwal. Meski ada deviasi, tapi masih bisa ditolerir. KTT APEC harus kita sukseskan," katanya.

Pimpinan Komisi V DPR Nusyirwan Soejono menyebut, segala sesuatu yang berhubungan dengan sarana KTT APEC harus mengikuti ketentuan internasional. 

"Semua datang ke sini, maka harus mengikuti ketentuan internasional. Karena mereka sangat perhatian terhadap hal itu," kata dia.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. U.H.P News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger