Headlines News :
Home » » Difasilitasi Anom Gumanti dan Graha Wicaksana, Dewa Sukrawan Kobarkan Semangat Banteng Kuta

Difasilitasi Anom Gumanti dan Graha Wicaksana, Dewa Sukrawan Kobarkan Semangat Banteng Kuta

Written By gdfgdgdfg on Kamis, 21 Maret 2013 | 18.52.00


Kuta, DenPost, Cawagub Bali yang diusung PDI Perjuangan, Dewa Nyoman Sukrawan, mendadak menemui kader PDI Perjuangan pendukung PAS. Seperti, Selasa (19/3) malam, Cawagub asal Singaraja ini nongol di Kuta menemui dan mengobarkan semangat kader banteng Kuta. Hal ini juga tidak terlepas dari peran dua tokoh Kuta yang maju sebagai Bacaleg dari PDIP untuk bertarung di kursi DPRD Badung, IGN Anom Gumanti dan Nyoman Graha Wicaksana.

Menariknya acara yang digelar dadakan dan hanya dikoordinasikan satu hari saja langsung dihadiri ratusan pendukung pasangan Puspayoga dan Sukrawan (PAS) yang memenuhi aula Bakung Beach Hotel, Kuta.

Acara yang dipandu Anom Gumanti ini dihadiri pula sejumlah tokoh Kuta pendukung PAS seperti, Dewa Ketut Adi, Dewa Putu Ngurah , Jero Mangku Suweja, Nyoman Bagiana Karang, IGN Tiksena serta beberpa tokoh lainnya.

Sukrawan dalam pemaparannya mengatakan, sebagai kader partai yang diberikan tugas dan tanggung jawab dalam pilkada kali ini dia memandang sangat perlu tatap muka agar saling kenal. Dia juga menjelaskan secara pribadi tidak pernah ada keinginan atau ambisi untuk duduk sebagai cawagub. Namun dia menyerahkan sepenuhnya ke partai. "Sebagai prajurit partai saya siap ditugaskan di mana saja," tegasnya.

Namun ada kebanggaan tersendiri dalam pilkada kali ini, PDI Perjuangan telah berani mememberikan kesempatan penuh kadernya untuk maju. Ini menunjukkan kalau PDI Perjuangan tidak pernah kekurangan stok kader untuk bertarung dalam pemilu. Dia juga memaparkan, AA Puspayoga yang maju sebagai Gubernur dari leluhurnya sudah merah. Karenanya kader dan pendukung PDI Perjuangan patut bangga dan wajib mendukungnya.

Ditambahkannya, PDIP mulai 2001 sudah memiliki gubernur dan wakil gubernur, yaitu Dewa Berata dan IGN Alit Kelakan. Termasuk sudah memberikan beberapa program yaitu memperhatikan seni budaya dan adat di Bali. "Ada bantuan ke desa adat dan subak yang sampai ini relevan dan masih dipakai. Ini merupakan program partai bukan program pribadi atau kelompok," tegasnya.

Setelah itu kembali menelorkan Mangku Pastika dan Puspoyaga. Program riil yang dibuat di antaranya JKBM, simantri, bedah rumah dan lainnya. "Itu semua program PDI Perjuangan yang dilaksanakan gubernur dari PDI Perjuangan," imbuhnya.

Namun sekarang program ini malah diklaim oleh lawan yang tadinya menghalangi program ini. Dia mengaku bangga program PDIP diakui masyarakat dan partai politik. Selama 5 tahun lalu tentu masih banyak yang kurang, karenanya akan disempurnakan. ‘’Kami akan aempurnakan program partai yang sudah berjalan dan kalau tidak tepat akan diperbaiki," imbuhnya.. Adapun program yang ditekankan PAS yaitu pembangunan yang berbasis kabupaten dan kota. Hal ini bertujuan memeprcepat pembangunan di masyarakat. "Kuta adalah dompet deposit Bali. Kuta harus dipertahankan. Budaya dan adat istiadat yang tumbuh alami di Kuta harus juga dipertahankan," sarannya.

Dia bagian lain Sukrawan juga mohon kritikan saran untuk membangun Bali. Sebab Bali tidak bisa dibangun oleh satu dua orang. Tetapi seluruh masyarakat yang makan di Bali. Di sisi lain, keamaman jadi kebutuhan yang mendasar. Karena daerah wisata akan berhadapan dengan orang lain, sehingga perlu pengamanan yang serius.

Pihaknya juga akan melakukan penguatan di masing-masing banjar. Termasuk pendidikan ahlak dan moral masyarakat ke depan harus diperhatikan. Menjaga keamanan tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Karenanya banjar adat harus diperkuat. "Ini yang akan kita dilakukan," imbuhnya.

Kedua pendidikan moral bagi generasi muda menurutnya perlu dilakukan agar perlahan bisa menahan kondisi nyaman ke depan. Keamanan bertaraf internasional untuk daerah wajib ada. Di sisi lain dengan budaya dan istiadat yang sudah ada akan bisa mengamankan Bali dengan gaya kita sendiri. Bali tidak bisa begitu saja mengadopsi keamanan di negara lain, karena belum tentu cocok. Dia menyadari masih banyak kekurangan, karenanya dia memohon masukan agar semua berjalan baik.

Baik Jro Mangku Suweja, Dewa Ketut Adi dan tokoh lainnya serta warga yang hadir bertekad bulat untuk memanangkan PAS di Kuta. Pekikan PAS pun bergema ketika moderator IGN Anom Gumanti mengatakan Puspayoga-Sukrawan berkali-kali. Acara diakhiri dengan makan nasi jinggo bersama.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. U.H.P News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger