BANJARNEGARA, SATELITPOST- Keputusan PDI Perjuangan mengusung pasangan calon gubernur-wakil gubernur Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko harus diamankan dan wajib bagi pengurus untuk memenangkannya.
Di atas kertas, Ganjar-Heru tidak cukup kuat untuk ditandingkan dengan incumbent Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo dan Hadi Prabowo-Don Murdono. Figur calon merupakan faktor krusial dalam pemilihan kepala daerah, tak terkecuali di Pilgub Jateng.
Ketua DPC PDI Perjuangan Banjarnegara, Saeful Muzad mengatakan, kedua kader ini memang belum begitu populer di kalangan masyarakat Jawa Tengah, namun Ganjar merupakan mutiara yang belum terlihat. Kinerja dan pemikirannya sangat layak untuk memimpin Jateng. Sementara keberhasilan Heru memimpin Purbalingga juga akan memberikan dampak positif bagi kemajuan Jateng ke depan.
“Partai sudah mengambil keputusan. Secara internal, PDI Perjuangan sudah melakukan konsolidasi, bagi kami orang populis belum tentu menang dan dalam pemilu 2009 lalu, PDI Perjuangan se-Jateng mampu mendulang hampir 6 juta suara dari total 27 juta suara, ini yang kita amankan terlebih dahulu,” katanya.
Selain itu, untuk Banjarnegara, dirinya optimistis mampu meraih 40 persen suara, karena dalam pemilu lalu, Banjarnegara mampu meraih hampir 64 ribu suara.
“Aura dan magnet dari calon dan kader PDI Perjuangan cukup kuat, sehingga kami optimistis mampu meraih kemenangan. Mengusung kader sendiri juga menjadikan kebanggaan bagi seluruh kader, tentunya seluruh mesin partai akan bergerak optimal demi memenangkan Ganjar-Heru,” ujarnya.
Dia juga meyakini kalau masyarakat akan memilih figur dalam menentukan siapa yang akan memimpin Jateng lima tahun ke depan. Keberhasilan Heru di Purbalingga serta perjuangan Ganjar di DPR RI sudah tidak diragukan lagi. “Ini modal penting bagi kami,” ujarnya.
Sementara itu, ketua tim pemenangan Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo wilayah Banjarnegara, Bambang PS mengatakan, popularitas incumbent Bibit Waluyo cukup dekat dengan masyarakat, melalui programnya Bali nDesa mBangun Desa dinilainya cukup berhasil. Sehingga pasangan ini mampu memenangkan Pilgub 26 Mei mendatang.
“Kita optimistis, semua tim koalisi juga sudah mulai bergerak, sosialisasi terus dilakukan. Gubernur Jateng itu juga dianggap lebih populer di perdesaan yang skala pemilihnya lebih besar,” katanya.
Sementara itu, parpol pendukung Hadi Prabowo-Don Murdono yakin mampu merebut suara signifikan. Berdasarkan perolehan kursi partai pendukung di DPRD, jika digabung mencapai kurang lebih 40 persen suara. Ditambah para relawan yang akan atau sudah terbentuk.
“Kami optimistis menang, HP-Don sudah cukup populer, mereka juga memiliki jaringan yang kuat di masyarakat Jateng,” kata Ketua DPC PPP Banjarnegara, Edy Yusmianto.
