Pesta demokrasi seperti pemilihan gubernur hendaknya dijadikan ajang untuk pendewasaan diri masyarakat dalam berpolitik yang santun dan damai.
Menurut calon gubernur yang diusung PDI Perjuangan Anak Agung Ngurah Puspayoga, perhelatan politik lima tahunan seperti pilgub harus dijadikan ajang pembuktian diri matang dalam berpolitik.
“Ini kesempatan bagi masyarakat untuk membuktikan dalam pembelajaran politik, jangan sampai ada kekerasan,“ ujar dia saat bertatap muka (mesimakrama) dengan ratusan warga Desa Batu Nunggal Kecamatan Nusa Penida Klungkung Bali, Rabu 20 Maret 2013.
Dalam kesempatan itu, Puspayoga didampingi calon wakil gubernur Dewa Nyoman Sukrawan, Bupati Klungkung Wayan Candra, anggota DPR Nyoman Damantra dan anggota DPRD Bali Ketut Mandia.
Sikap santun dan damai jauh dari kekerasan senantiasa dipesankan Puspayoga dengan satu tujuan demi kepentingan masyarakat Bali seluruhnya.
Dia meminta kader dan simpatisan PDIP jangan sampai terpancing hal hal yang bisa berpotensi mengganggu keamanan atau kondusivitas daerah.
Selain itu, Jangan sampai melakukan hal hal yang dapat mencederai demokrasi yang hendak diwujudkan di Bali. Dia wanti wanti kader dan simpatisan PDIP mengganggu atau merusak atribut kandidat lainnya.
“Kalau ada spanduk baliho bergambar Pak Mangku Pastika jatuh atau roboh tertiup angin ya bantu perbaiki agar bisa terpasang lagi,“ pinta mantan Walikota Denpasar ini.
Ia juga menitip pesan agar warga Klungkung tetap menjaga kondusivitas selama berlangsungnya pesta demokrasi.
Apalagi, pesta demokrasi lima tahunan akan terus dijalani masyarakat mulai pilkada pemilu pilgub hingga pilpres.
Sesuai semangat yang digelorakan PDIP adalah gotong royong dalam segala hal untuk menciptakan kebersamaan persatuan dan persaudaraan di masyarakat.
Meskipun ada perbedaan politik dia berharap hal itu tidak sampai memecah belah persatuan. Pilgub adalah ajang untuk memilih calon pemimpin terbaik yang dibutuhkan rakyat sehingga siapapun yang terpilih harus dihormati karena itu pilihan rakyat.
Di bagian akhir Puspayoga meminta masyarakat menggunakan hak politikya secara benar pada pilgub 15 Mei 2013. Yang lebih penting lagi agar warga yang berhak memilih agar memastikan diri tercatat dalam daftar pemilih.
