Headlines News :
Home » » Kampanye PaTen: Pasar Tradisional, Politik Uang, dan Kartu Jabar Bangkit

Kampanye PaTen: Pasar Tradisional, Politik Uang, dan Kartu Jabar Bangkit

Written By gdfgdgdfg on Senin, 11 Februari 2013 | 19.14.00


Rieke Diah Pitaloka, Calon Gubernur Jawa Barat, hari ini (11/2) melakukan kegiatan kampanye di beberapa tempat di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi. Aktivis pembela hak-hak buruh yang berpasangan dengan tokoh anti korupsi Indonesia, Teten Masduki ini mengusung tiga isu utama, pembenahan pasar tradisional, tolak politik uang, dan Kartu Jabar Bangkit.

Agenda pertama adalah kunjungan ke Pasar Lembang, sekitar 5.000 massa memadati lokasi kegiatan. Dalam kesempatan itu Rieke berjanji akan mempertahankan dan membenahi sejumlah pasar tradisional.

Kedua, Rieke bertemu kader partai dari DPC dan ranting, untuk berkonsolidasi dalam memenangkan pasangn PaTen. Sekitar 2.000 massa memenuhi gedung AHAS di Lembang. Setelah itu Rieke bertemu para buruh di PT. Matahari Sentosa, dan masyarakat Cibereum Kidul, di Kec. Cimahi Selatan. Terakhir, Rieke bertemu masyarakat Paniisan Kel. Cigugur tengah Kec. Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Dari rangkaian acara tersebut, Rieke mengajak masyarakat untuk melawan korupsi dan politik uang.

"Politik uang identik dengan korupsi, karena politik uang ini bermodalkan biaya yang begitu besar, sehingga memacu seseorang untuk mengeruk kekayaan yang lebih banyak bila terpilih menjadi pemimpin," tegas Rieke.

Bukan itu saja, Rieke menawarkan "Kartu Jabar Bangkit", kartu multifungsi untuk mengurangi beban masyarakat Jawa Barat. Kartu ini bisa dibilang "sakti mandraguna", karena menjamin dan menanggung kesehatan serta pendidikan masyarakat ke arah yang lebih baik.

"Dengan 'Kartu Jabar Bangkit', anak-anak tukang becak, supir, tukang bakso, sayur, kebon, ojek, nelayan, petani, buruh tani, buruh dan lainnya, akan dijamin pendidikannya sampai sarjana. Anak-anak dari warga miskin bakal diangkat menjadi anak provinsi Jawa Barat, dan tidak boleh ada lagi warga miskin diusir dari rumah sakit karena miskin," jelas Rieke yang juga anggota DPR RI Komisi IX ini. [nat]
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. U.H.P News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger