Headlines News :
Home » » rieke diah pitaloka : Ambil Sapinya, Jangan Pilih Orangnya

rieke diah pitaloka : Ambil Sapinya, Jangan Pilih Orangnya

Written By gdfgdgdfg on Jumat, 08 Februari 2013 | 15.58.00


BANDUNG - Rieke Diah Pitaloka sebagai Cagub dari PDI Perjuangan untuk pertama kalinya memberikan orasi kampanye dihadapan para pendukungnya di sisi kiri Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Kamis (7/2/2013).

Cagub nomor urut lima tersebut, secara spontan naik ke mobil truk terbuka bersama pasangannya Teten Masduki untuk mengajak kader dan simpatisan untuk berjuang bersama dalam Pilgub Jabar 2013.

“Hidup petani. Hidup buruh. Hidup PKL. Hidup sopir. Hidup rakyat Jabar,” sapa Rieke diatas mobil.

“Masihkan kuat hujan-hujanan dan panas-pasan untuk menyuarakan Jabar Baru, Jabar Bersih,” tuturnya kembali.

Dalam orasinya, Rieke mengajak para relawan dan simpatisan jangan putus asa untuk mendukung dirinya dan mewujudkan Jabar Baru dan Jabar Bersih.

“Di Jakarta ada kartu sehat dan kartu pintar. Di Jabar ada Kartu Jabar Bangkit (Binangkit),” tegasnya.

Dia berharap dengan adanya kartu tersebut, tidak ada lagi rakyat miskin yang ditolak di rumah sakit karena sakit. Selain itu, dengan kartu tersebut diharapkan masyarakat bisa mendapatkan Paket Belajar (Kejar) Paket B dan Paket C.

Rieke juga berharap seluruh masyarakat juga bisa ikut menikmati bangku kuliah. “Kartu ini pasti bisa dipegang oleh seluruh rakyat Jabar,” katanya.

Diakhir orasi, Rieke secara lantang menyerukan agar pendukungnya pintar untuk memilih calon gubernur yang akan menjabat periode 2013-2018.

“Lamun aya nu mere duit dicokot ulah (kalau ada yang ngasih uang diambil jangan). Mun aya nu mere sembako dicokot ulah (kalau ada yang ngasih sembako ambil jangan),” tanya Rieke.

“Ambil uangnya, ambil sembakonya, jangan pilih orangnya,” seru Rieke yang langsung disambut tepuk tangan para simpatisan dan relawan yang hampir kesemuanya memakai baju kotak-kotak berawarna merah itu.

Secara tiba-tiba, Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Tubagus Hasanudin menyerukan sebuah sindiran. “Lamun sapi kumaha (kalau sapi gimana),” serunya dari bawah panggung.

Spontan, Rieke pun menjawab “Ambil sapinya, jangan pilih orangnya,” tukasnya.

Usai melakukan orasi, dengan kawalan para simpatisan dan relawan langsung memasuki mobil dan melenggang langsung meninggalkan kawasan Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. U.H.P News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger