Calon Gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka dan pasangannyaTeten Masduki mengusung jargon 'Jabar baru dan bersih' di Pilgub Jabar. Rieke mengaku menginginkan birokrasi di Jabar efisien, transparan dan akuntabel.
"Kami berkomitmen bahwa setiap oknum pemerintah yang terbukti melakukan pungutan liar akan diberhentikan dari jabatannya," kata Rieke di gedung DPRD Jabar,
Karenanya jika ada pihak swasta yang menyuap aparat Pemda, dia berjanji akan mengevaluasi izinnya, serta memberikan kemudahan bagi proses penegakan hukum.
Hal itu yang menjadi salah satu alasannya menggaet Teten Masdukisebagai cawagub. Dia menilai Teten getol memberantas korupsi. Pria asal Garut tersebut merupakan salah satu pendiri Indonesian Corruption Watch (ICW).
"Jadi konkretnya kami akan membuat birokrasi sesederhana mungkin. Perbaikan pelayanan umum, dan kami akan menghapuskan pungli baik yang dilakukan secara tertutup dan terbuka," ungkapnya.
"Bersih bagi kami adalah pengalokasian anggaran yang tidak mengada-ada, artinya tidak perlu diada-adakan, dan yang perlu tidak dibesar-besarkan," ucap cagub nomor urut 5 itu.Sumber: Merdeka.com
